CSS Arcvive

Tampilkan postingan dengan label Learn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Learn. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2013

Apa Sih Cookies

· 0 komentar


Apa itu cookie?

Cookie itu serangkaian text yang disimpen di komputer oleh situs web yang elo kunjungin.

Biasanya sih cookie itu isinya cuman pengaturan atau referensi gitu lah, buat situs-situs web tertentu, misal referensi tentang bahasa elo atau lokasi (negara), dll. (jadi gak semua situs web nyimpen cookie, tergantung yang bikin web lah :P)

Nah pas elo (suatu hari/beberapa detik kemudian atau kapan-kapan) balik lagi ke situs itu, situs itu bakalan nyari cookie yang dikasih browser, terus ngambil informasi dari situ (kalo ada) buat keperluan (misal) tampilan/interface bahasa dll.

Gettooo... :P ,, kalo pengen lebih jelas, baca aja di support.mozilla.com/id/kb/Tentang Cookie (gw juga taunya dari situ XD)


JavaScript buat namPolin Cookie (document.cookie)


<script type="text/javascript">
<!--
  document.write('<p>'+document.cookie+'</p>');
//-->
</script>



Hasilnya



Dipisah-pisah menurut karakter pemisah ; (document.cookie.split(';'))

<script type="text/javascript">
<!--
function pisahinKuki(){
  var i;
  var eureyKuki  = document.cookie.split(';');
  for(i=0; i<eureyKuki.length; i++){
    document.write('<p><b>'+i+'=&gt;&gt;</b> '+eureyKuki[i]+'</p>');
  }
}

pisahinKuki();
//-->

</script>


Hasilnya



Dipisah-pisah nyaring nama sama value (substr dari indexOf('='))

<script type="text/javascript">
<!--
function pisahinNamaSamaValueKuki(){
  var i,x,y,z;
  var eureyKuki  = document.cookie.split(';');

  for(i=0; i<eureyKuki.length; i++){
    // jumlah karekter sebelum tanda =

    z = eureyKuki[i].indexOf('=');
    // karekter dari ke 0 sampai sebanyak z karakter (z=diatas)
    x = eureyKuki[i].substr(0,z);
    // karekter dari ke z+1 sampai sebanyak sisanya
    y = eureyKuki[i].substr(z+1);
    // ganti karakter ^ | $ yang ada di x (diatas) pake '' (''=kosong)
    x = x.replace(/^\s+|\s+$/g,'');

    document.write('<p>');
    document.write('<b>Nama:</b> '+x);
    document.write('<br/>');
    document.write('<b>Value:</b> '+y);
    document.write('</p>');
  }
}

pisahinNamaSamaValueKuki();
//-->

</script>


Hasilnya





Create and Store a Cookie

Biar enak, sekarang kita langsung nyoba aja bikin cookie yang nyimpen informasi tentang Nama pengunjung (buat nyoba aja).

Jadi gini ceritanya:
Pas pertama orang ngunjungin blog/web page kita, kita tanya namanya, terus kita simpen namanya di Cookie.
Nah, pas besokannya/beberapa waktu kemudian dia balik lagi ke blog/web page kita, kita sambut dengan menyebut namaNya :P

First, we create a function that stores the name of the visitor in a cookie variable:
<script type="text/javascript">
<!--
function setKuki(namaKuki,value,hariBasi){
  var tglBasi=new Date();
  tglBasi.setDate(tglBasi.getDate() + hariBasi);
  var valueKuki=escape(value) + ((hariBasi==null) ? "" : "; expires="+tglBasi.toUTCString());

  document.cookie=namaKuki + "=" + valueKuki;
}
//-->
</script>

Then, we create another function that returns a specified cookie:
<script type="text/javascript">
<!--
function getKuki(namaKuki){
  var i,x,y,eureyKukis=document.cookie.split(";");

  for(i=0;i<eureyKukis.length;i++){
    x=eureyKukis[i].substr(0,eureyKukis[i].indexOf("="));
    y=eureyKukis[i].substr(eureyKukis[i].indexOf("=")+1);
    x=x.replace(/^\s+|\s+$/g,"");

    if (x==namaKuki){
      return unescape(y);
    }
  }
}
//-->
</script>

Last, we create the function that displays a welcome message if the cookie is set:
if the cookie is not set it will display a prompt box, asking for the name of the user, and stores the namelocoy cookie for 1 days, by calling the setKuki function
<script type="text/javascript">
<!--
function cekKuki(){
  var namaSiDia=getKuki("namelocoy");
  if(namaSiDia==null || namaSiDia==""){
    namaSiDia=prompt("Would You mind telling Me Your Name, Please?","");
    if(namaSiDia!=null && namaSiDia!=""){
      setKuki("namelocoy",namaSiDia,1);
    }
  }else{
    var welkomMesej = "Wadooh jurigan " + namaSiDia + ", apa kabar gan? :D\n";
        welkomMesej += "Seneng bisa ketemu lagi sama agan " +namaSiDia+ "\n\n";
        welkomMesej += "Silahkan gan muter-muter ampe mabok dah XD\n";
        welkomMesej += "monggo.. monggo..";
    alert(welkomMesej);
  }
}
//-->
</script>









Coba kalo dimodip digabungin antara Facebook User Id sama Ip address :) hmm lumayan..

Minggu, 12 Agustus 2012

Metode Enkripsi Web

· 0 komentar

Metode Enkripsi Untuk Programer Web.

3rdant.com Code Source

Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus.
Keuntungan dari enkripsi adalah kode asli kita tidak dapat dibaca oleh orang lain.
Berikut ada beberapa macam metode enkripsi yang dapat anda digunakan pada pemrograman website seperti PHP, ASP dan yang lainnya.


1. Metode Enkripsi MD2
Message-Digest algortihm 2 (MD2) adalah fungsi hash cryptographic yang dikembangkan oleh Ronald Rivest pada tahun 1989.
Algoritma dioptimalkan untuk komputer 8-bit. MD2 yang ditetapkan dalam RFC 1319.
Meskipun algoritma lainnya telah diusulkan sejak dulu, seperti MD4, MD5 dan SHA, bahkan sampai dengan 2004 [update] MD2 tetap digunakan dalam infrastruktur kunci publik sebagai bagian dari sertifikat yang dihasilkan dengan MD2 dan RSA.

2. Metode Enkripsi MD4
Message-Digest algortihm 4(seri ke-4) yang dirancang oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT pada tahun 1990.
Panjangnya adalah 128 bit.
MD4 juga digunakan untuk menghitung NT-hash ringkasan password pada Microsoft Windows NT, XP dan Vista.

3. Metode Enkripsi MD5
MD5 adalah salah satu dari serangkaian algortima message digest yang didesain oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT (Rivest, 1994).
Saat kerja analitik menunjukkan bahwa pendahulu MD5 yaitu MD4 mulai tidak aman, MD5 kemudian didesain pada tahun 1991 sebagai pengganti dari MD4 (kelemahan MD4 ditemukan oleh Hans Dobbertin).
Dalam kriptografi, MD5 (Message-Digest algortihm 5) ialah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit.
Pada standart Internet (RFC 1321), MD5 telah dimanfaatkan secara bermacam-macam pada aplikasi keamanan, dan MD5 juga umum digunakan untuk melakukan pengujian integritas sebuah file.

4. Metode Enkripsi SHA
SHA adalah serangkaian fungsi cryptographic hash yang dirancang oleh National Security Agency (NSA) dan diterbitkan oleh NIST sebagai US Federal Information Processing Standard.
SHA adalah Secure Hash Algoritma. Jenis-jenis SHA yaitu SHA-0, SHA-1, dan SHA-2.
Untuk SHA-2 menggunakan algoritma yang identik dengan ringkasan ukuran variabel yang terkenal sebagai SHA-224, SHA-256, SHA-384, dan SHA-512.

5. Metode Enkripsi RC4
RC4 merupakan salah satu jenis stream cipher, yaitu memproses unit atau input data pada satu saat. Unit atau data pada umumnya sebuah byte atau bahkan kadang kadang bit (byte dalam hal RC4).
Dengan cara ini enkripsi atau dekripsi dapat dilaksanakan pada panjang yang variabel.
RC4 adalah penyandian stream cipher yang dibuat oleh Ron Riverst pada tahun 1987 untuk pengamanan RSA.
Algoritmanya didasarkan pada permutasi acak.

6. Metode Enkripsi Base64
Base64 adalah sistem untuk mewakili data mentah byte sebagai karakter ASCII.
Base64 menyediakan 6-bit encoding 8-bit ASCII karakter.
Base64 merupakan format yang dicetak menggunakan karakter, memungkinkan binari data yang akan dikirim dalam bentuk dan email, dan akan disimpan di database atau file.

Senin, 30 Juli 2012

Unicode JavaScript

· 0 komentar

Comment